UPDATE INFO:

Video Testimoni

Archive for the ‘Article’ Category

Amanah untuk Manusia

April 20th, 2012 by hafidz341

taqarrub Amanah untuk ManusiaOleh: Rokhmat S. Labib

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanah itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, sehingga Allah mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrikin laki-laki dan perempuan; dan sehingga Allah menerima tobat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (TQS al-Ahzab [33]: 72-73).

(more…)

Konsul Bisnis Syar’ie: Asuransi Syariah menurut Islam

April 16th, 2012 by hafidz341

asuransi Konsul Bisnis Syarie: Asuransi Syariah menurut IslamPertanyaan:

Assalamu’alaikum wr.wb.vmau tanya, apa hukumnya Asuransi Syariah menurut Islam? apa hukumnya kerja di perusahaan Asuransi Syariah?
kira2 dalil untuk bidang Asuransi Syariah seperti apa?
Atas Perhatiannya saya sampaikan Terima Kasih,,..Wassalamu’alaikum wr.wb

[Izal, hy_alfarisi@yahoo.com]

(more…)

STORYTELLING FOR BRANDING

April 14th, 2012 by hafidz341

STORYTELLING FOR BRANDING : Membuat Merek Asli Indonesia Menjadi Top Brand

storytelling wordle1 300x185 STORYTELLING FOR BRANDING

Brand adalah identitas dari sebuah produk yang mana dapat membedakan dengan produk lainya. Tentu saja “Berbeda” disini memiliki arti yang sangat banyak. Bisa dikatakan kualitas salah satu faktor yang membedakanya. Produk Lokal tentu saja tidak jauh berbeda kualitasnya dibandingkan produk luar. Namun masih banyak presepsi masyarakat Indonesia yang salah terhadap hal tersebut. Adanya anggapan masyarakat yang salah tentang produk lokal. Anda tidak bisa hanya terdiam dan melihat hal tersebut berlaku juga pada Brand yang kita miliki. Kita harus mengkomunikasikan produk kita dengan baik dan merubah persepsi tersebut.

(more…)

Dari Karyawan Kantoran Jadi Juragan

April 12th, 2012 by hafidz341

adhika Dari Karyawan Kantoran Jadi JuraganDiam-diam sebenarnya banyak pekerja kantoran – bahkan yang sudah mapan – yang berhasrat membangun usaha sendiri. Kejenuhan menjalani rutinitas masuk kantor jam 8 pagi dan pulang jam 5 sore (kadang hingga jam 8 malam) mungkin menjadi salah satu pemicu (belum lagi jika suasana kantor yang suka bikin bete).

(more…)

Kunci Zuhud

April 10th, 2012 by hafidz341

zuhud Kunci ZuhudDi tengah-tengah kehidupan yang serba profan dan materialis kini, zuhud barangkali sudah menjadi kata yang asing dan aneh bagi kebanyakan orang, bahkan mungkin bagi sebagian pengemban dakwah. Bagi orang kaya yang biasa bergelimang harta dan kemewahan, hidup zuhud tentu terasa aneh. Bagi orang miskin, hidup zuhud (baca: miskin) tentu amat dibenci. Tentu demikian jika zuhud diidentikan dengan kefakiran atau kemiskinan.

Aneka Bentuk Sedekah

April 5th, 2012 by hafidz341

give  1128 l Aneka Bentuk SedekahAl-Arba’un an-Nawawiyah, Hadis ke-26

Untuk setiap tulang/sendi manusia harus ada sedekahnya setiap hari yang di dalamnya matahari terbit. Engkau berlaku adil di antara dua orang adalah sedekah. Engkau membantu seseorang di kendaraannya dengan membantu dia naik ke atasnya atau mengangkatkan barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah. Kata-kata yang baik adalah sedekah. Setiap langkah yang engkau ayunkan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Engkau menyingkirkan duri dari jalanan adalah sedekah (HR al-Bukhari, Muslim, Ahmad dan Ibn Hibban).

(more…)

Perangkap Setan

March 27th, 2012 by hafidz341

perangkap Perangkap SetanSahabat Abu Hurairah ra. pernah diamanati Baginda Nabi saw. untuk menjaga gandum hasil zakat. Tiba-tiba pada suatu malam ada lelaki yang mencuri gandum itu. Namun, dia berhasil ditangkap oleh Abu Hurairah ra. “Kamu akan kubawa kepada Nabi saw.,” kata Abu Hurairah ra. kepada pencuri itu.

Ancaman Neraka bagi Para Pendosa

March 8th, 2012 by hafidz341

neraka 1024x768 Ancaman Neraka bagi Para PendosaSelain penting untuk selalu meyakini adanya surga-sebagai balasan bagi pelaku ketaatan kepada Allah SWT-agar selalu terdorong untuk melakukan amal-amal kebajikan, setiap Muslim sejatinya harus selalu meneguhkan keyakinan dalam dirinya tentang adanya neraka sebagai balasan atas ragam kemaksiatan manusia kepada Allah SWT di dunia. Keyakinan tentang adanya neraka ini penting sebagai salah satu cara agar kita senantiasa hati-hati dan waspada dari segala bentuk perbuatan dosa. Sayangnya, keyakinan semacam ini sering hanya sebatas ada dalam hati dan ucapan di lisan. Pada praktiknya, tak sedikit Muslim yang justru dalam kesehariannya banyak melakukan amalan-amalan ahli neraka; seolah-olah mereka tidak takut terhadap dahsyatnya azab neraka. Buktinya: Korupsi makin menjadi-jadi. Suap-menyuap makin banyak terungkap. Perselingkuhan dan perzinaan makin transparan. Penyalahgunaan narkoba makin terbuka. Perkosaan makin gila. Pamer aurat makin dianggap biasa. Kejahatan makin merajalela. Sebaliknya, penegakkan hukum malah makin amburadul, dan keadilan makin jauh panggang dari api.

Semua itu boleh jadi karena orang saat ini sepertinya sudah tidak merasa takut lagi terhadap ancaman azab neraka. Kesadaran tentang dahsyatnya azab neraka seolah hilang dalam benaknya. Akibatnya, banyak orang tak lagi ragu dan malu untuk melakukan ragam dosa dan kejahatan. Padahal Allah SWT telah berfirman di antaranya (yang artinya):Takutlah kalian terhadap neraka yang bahan bakarnya terdiri dari manusia dan bebatuan(TQS al-Baqarah [2]: 24).

Orang-orang kafir dan yang mendustakan ayat-ayat Kami adalah para penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya (TQS al-Baqarah [2]: 39).

Katakanlah, “Api Neraka Jahanam itu amatlah panas jika saja mereka mengetahuinya.” (TQS at-Taubah [9]: 81).

Tempat mereka adalah Neraka Jahanam sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan (TQS at-Taubah [9]: 95).

Kami menampakkan Neraka Jahanam pada hari itu kepada orang-orang kafir dengan jelas (TQS al-Kahfi []: 100).

Niscaya kalian benar-benar akan melihat Neraka Jahim (QS at-Takatsur []: 6-7).

Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami mengganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan (kerasnya) azab (QS an-Nisa’ [4]: 56).

Maka dari itu, Kami memperingatkan kalian dengan neraka yang menyala-nyala; tidak masuk ke dalam neraka itu kecuali orang yang paling celaka, yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman) (QS al-Lail [92]: 12-16).

Selain sejumlah ayat di atas dan ayat-ayat lainnya yang banyak jumlahnya, ancaman neraka yang amat dahsyat dengan aneka jenisnya juga disebutkan dalam banyak hadis Nabi saw. Di antaranya adalah sabda Nabi saw. yang menyatakan, “Sesungguhnya siksaan paling ringan yang dirasakan ahli neraka pada Hari Kiamat ialah seseorang yang di bawah kedua tumitnya diletakkan dua bara api yang dapat mendidihkan otaknya (HR al-Bukhari dan Muslim dari Nu’man bin Basyir).

Demikianlah Allah SWT dan Rasul-Nya mengingatkan manusia mengenai dahsyatnya azab neraka di akhirat nanti. Azab neraka tersebut disediakan bagi orang yang mendustakan petunjuk Allah SWT dan berpaling dari-Nya serta yang gemar berbuat  dosa dan maksiat kepada-Nya. Ironisnya, bukannya takut azab neraka, sebagian dari para pendosa dan pelaku maksiat itu malah ada yang melakukan semua itu dengan perasaan bangga, tanpa ada rasa bersalah atau merasakan penyesalan sedikitpun.

Yang pasti, penyesalan akan mereka rasakan di akhirat nanti, yakni saat Allah SWT meminta pertanggungjawaban atas setiap perbuatan manusia yang dilakukan di dunia. Saat itu seluruh manusia dikumpulkan di Padang Makhsyar. Seluruh manusia tidak diperkenankan berbicara kecuali dengan izin-Nya dan berkata benar (Lihat: QS an-Naba’ [78]: 38). Mereka juga tidak diberikan kesempatan membuat-buat alasan (Lihat: QS al-Mursalat [77]: 35-36). Bahkan mulut mereka pun dikunci dan tidak bisa bicara (Lihat: QS Yasin [36]: 65). Yang akan bersaksi secara jujur adalah tangan dan kaki mereka serta anggota tubuh mereka. Saat itu, satu-satunya hukum yang berlaku untuk mengadili manusia adalah hukum Allah SWT. Saat itu Allah SWT adalah satu-satunya Hakim yang mengadili manusia dengan seadil-adilnya. Allahlah yang akan mengadili semua perbuatan yang menyimpang dari syariah-Nya. Allah SWT pula yang akan menimpakan azab yang keras kepada para pendosa, yang gemar berbuat maksiat saat di dunia. Mereka ini akan dilemparkan ke dalam azab yang mengerikan, yakni neraka yang menyala-nyala. Na’udzu bilLahi min dzalik.

Wa ma tawiqi illa bilLah [] abi

sumber: http://hizbut-tahrir.or.id/2012/02/14/ancaman-neraka-bagi-para-pendosa/

Anda Ingin Berubah Menjadi Pribadi yang Lebih Sukses?

February 29th, 2012 by hafidz341

kunci sukses 300x225 Anda Ingin Berubah Menjadi Pribadi yang Lebih Sukses? Apakah Anda ingin melakukan proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik? Melakukan perubahan perilaku (behavior change) agar Anda tumbuh menjadi pribadi yang sukses nan sejahtera? Atau mungkin Anda pengin melakukan proses perubahan agar kinerja perusahaan dan organisasi Anda menjadi lebih kinclong. Melakukan proses “organizational change” yang berhasil?

(more…)

Mitos tentang Pelanggan adalah Raja

February 29th, 2012 by hafidz341

costumer Mitos tentang Pelanggan adalah RajaPelanggan adalah raja, demikian sebuah pepatah terkenal pernah terdengar. Namun kini ditengah kompleksitas interaksi antara produsen dengan pelanggannya, pepatah itu barangkali tak sepenuhnya sahih. Tak semua pelanggan adalah seperti raja yang mesti diperlakukan dengan manis.

(more…)