<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ummat Terbaik Hidup Berkah &#124; Bisnis Online &#124; Training Motivasi</title>
	<atom:link href="http://www.hidupberkah.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.hidupberkah.com</link>
	<description>Ummat Terbaik Hidup Berkah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 06:03:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<!-- google_ad_section_end --><!-- google_ad_section_start -->	<item>
		<title>Top Brand yang Perkasa Selama 13 Tahun</title>
		<link>http://www.hidupberkah.com/slide-news/top-brand-yang-perkasa-selama-13-tahun/</link>
		<comments>http://www.hidupberkah.com/slide-news/top-brand-yang-perkasa-selama-13-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 05:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hafidz341</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Slide News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hidupberkah.com/?p=1589</guid>
		<description><![CDATA[Kapal Api bukanlah pilihan yang baik sebagai nama untuk dijadikan merek. Bayangkan saja bila ada sebuah produsen kopi yang hari ini meluncurkan kopi yang diberi nama “Kapal Perang”, pasti terdengar aneh dan tidak relevan dengan produk kopi. Tetapi, nyatanya, setiap orang yang sudah mendengar nama Kapal Api hari ini, tidak akan membayangkan dalam benaknya sebuah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.hidupberkah.com/slide-news/top-brand-yang-perkasa-selama-13-tahun/attachment/topbrand-awards-logo/" rel="attachment wp-att-1590"><img style="float: left;" title="Top Brand yang Perkasa Selama 13 Tahun" src="http://www.hidupberkah.com/wp-content/uploads/2012/05/TopBrand-Awards-Logo-150x150.png" alt="TopBrand Awards Logo 150x150 Top Brand yang Perkasa Selama 13 Tahun" width="150" height="150" /></a>Kapal Api bukanlah pilihan yang baik sebagai nama untuk dijadikan merek. Bayangkan saja bila ada sebuah produsen kopi yang hari ini meluncurkan kopi yang diberi nama “Kapal Perang”, pasti terdengar aneh dan tidak relevan dengan produk kopi. Tetapi, nyatanya, setiap orang yang sudah mendengar nama Kapal Api hari ini, tidak akan membayangkan dalam benaknya sebuah kapal yang ada apinya. Pikiran konsumen yang mendengar kata “Kapal Api” akan langsung tertuju kepada sebuah produk kopi. Sebagian mungkin ingat bagian akhir dari <em>jingle</em>-nya “jelas lebih nikmat”.</p>
<p><span id="more-1589"></span>Kapal Api adalah salah satu merek yang mengagumkan. Merek yang berdasarkan hasil survei Top Brand selama 13 tahun selalu menduduki posisi puncak. Hebatnya, indeks yang dicapai jauh meninggalkan para pesaing. Kehebatan lain adalah, pesaing utamanya dalam pencapaian indeks Top Brand adalah kopi ABC yang juga merek dari grup perusahaan yang sama.</p>
<p>Selain Kapal Api, ada sekitar sembilan merek di Indonesia yang memperlihatkan keperkasaannya selama 13 tahun terakhir. Mereka menduduki posisi puncak dalam indeks Top Brand dengan kinerja yang meyakinkan. Beberapa merek ini, saya yakin, akan tetap bertahan untuk satu generasi mendatang. Untuk produk saus dan sambal, merek ABC bertengger di posisi puncak, dan kinerjanya selama lima tahun terakhir ini sangat stabil. Indeks Top Brand dari merek ini mencapai lebih dari 75%. Indomie juga memperlihatkan keperkasaannya untuk kategori mi instan. Sempat turun di tahun 2006—karena serangan Mie Sedaap, kemudian terus memperlihatkan keperkasaannya. Bahkan di tahun 2012 ini, indeksnya mencapai 77.9%.</p>
<p>Segitiga Biru adalah merek produk komoditas di mana diferensiasinya tidak mudah dikomunikasikan. Walaupun demikian, produsen merek ini berhasil menciptakan sebuah merek tepung terigu yang kuat. Dalam jangka waktu 10 tahun ke depan, posisi merek ini akan sulit digoyahkan. Untuk kategori obat OTC, merek yang paling perkasa dan konsisten indeksnya selama 13 tahun adalah Promag. Kehebatan merek ini memberi banyak inspirasi kepada para marketer di Indonesia. Banyak obat maag yang sebenarnya memiliki kandungan yang sama dengan Promag—atau mungkin lebih efektif, tapi tetap saja sulit menggeser kehebatan merek ini.</p>
<p>Pilihan saya untuk merek-merek perkasa lain adalah Rinso. Sekitar 15 tahun yang lalu, YLKI pernah melakukan uji coba terhadap berbagai merek detergen mengenai tingkat efektivitasnya dalam membersihkan noda. Hasilnya, Rinso tidak teratas dan hanya menduduki posisi tengah. Melalui iklannya yang konsisten dan bujet iklan dari merek ini di televisi yang paling besar, merek ini tetap perkasa selama 13 tahun terakhir. Merek dari Unilever lainnya yang sangat perkasa adalah Pepsodent untuk kategori pasta gigi. Di tahun 2012 ini, indeks Top Brand dari Pepsodent mencapai 75.0%.</p>
<p>Untuk kategori furnitur, merek Olympic sudah menjadi merek <em>hero</em>, sebuah merek yang memiliki indeks yang tinggi. Indeks dari merek ini pernah mencapai 80.4% di tahun 2011. Inovasi produk dari merek ini, terutama melalui desain-desainnya, menempatkan merek ini terlihat perkasa untuk didekati oleh para pesaingnya. Ditambah lagi, kekuatan merek ini didukung oleh jaringan ritel Furnimart yang sudah mereka rintis lebih dari 10 tahun.</p>
<p>ABC, lagi-lagi menjadi merek top. Kali ini bukan untuk kategori makanan, tetapi kategori batu baterai. Indeks merek ini pernah mencapai 90.0% di tahun 2011. Kehebatan merek ABC bisa dilihat dari para pesaingnya yang tidak mampu mencapai indeks 5%. Selama 10 tahun, merek ini mengalami tren kenaikan dan pesaingnya mengalami tren penurunan.</p>
<p>Untuk bidang jasa, merek BCA terlihat masih perkasa, terutama untuk kategori tabungan, kartu kredit, ATM, dan <em>internet banking</em>. Memang, dibandingkan merek-merek perkasa yang saya sebut sebelumnya, BCA sebagai sebuah merek masih mungkin ditandingi oleh bank lain untuk 10 tahun ke depan. Tentunya, selain 11 merek yang saya sebut di atas, masih ada beberapa merek Top Brand yang keperkasaannya konsisten selama 10 tahun terakhir dan tidak saya sebutkan karena keterbatasan kolom ini.</p>
<p>Keseluruhan merek di atas adalah merek-merek yang perkasa dan patut menjadi sebuah proses pembelajaran bagi para CMO atau marketer di Indonesia dalam membangun dan mempertahankan merek top. Apa yang menjadi persamaan dari merek-merek yang top di atas?</p>
<p><em>Pertama</em>, mereka berada di industri yang memiliki tingkat loyalitas yang relatif tinggi. Merek-merek di atas dikonsumsi atau digunakan oleh konsumennya dengan frekuensi tinggi. Sebagian besar konsumen dari merek-merek ini sudah memiliki <em>bonding</em> yang sangat kuat terhadap merek tersebut. Mereka merasa bahwa memilih merek tersebut merupakan keputusan yang tidak berisiko dan mereka tidak perlu lagi mencari informasi tambahan. Produk-produk yang berbasis teknologi biasanya membuat merek-merek top menjadi sulit mempertahankan kepemimpinannya, karena tingkat loyalitas yang mudah digoyang oleh pendatang baru.</p>
<p><em>Kedua</em>, beberapa di antara merek tersebut membangun mereknya pada waktu yang tepat, yaitu saat kategorinya baru berkembang dan juga pada saat jumlah pesaing tidak banyak. Tidak mengherankan, karena faktor loyalitas dan faktor kompetisi inilah yang membuat upaya merek-merek baru sulit untuk menghantam keperkasaan dari merek-merek top di atas.</p>
<p><em>Ketiga</em>, merek-merek top tersebut biasanya memiliki tingkat <em>perceived quality</em> yang baik. Ini terjadi karena mereka memang memiliki kualitas produk dan layanan yang baik. Tetapi, selain itu, mereka juga membangun persepsi kualitas melalui komunikasi yang konsisten, memiliki strategi <em>positioning</em> yang jelas, dan telah menggunakan komunikasi yang beragam secara terintegrasi.</p>
<p><em>Keempat</em>, merek-merek top tersebut juga terlihat memiliki kemampuan inovasi yang lebih baik dari pesaingnya. Ini terjadi karena memang mereka memiliki kemampuan untuk berinovasi. Hasil inovasi mereka inilah yang kemudian menciptakan keunggulan bersaing.</p>
<p><em>Kelima</em>, dan menurut hemat saya adalah yang terpenting, adalah kualitas manusia. Mereka memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik dari pesaingnya. Beberapa di antara mereka memiliki kualitas tim pemasaran yang piawai dan dipimpin oleh CEO atau CMO yang merupakan pemimpin yang baik, inovatif, dan berkomitmen tinggi untuk membangun merek. Faktor kelima inilah yang menjadi variabel paling berpengaruh dalam memisahkan perusahaan yang memiliki Top Brand dan perusahaan yang masih jauh proses pembangunan mereknya menuju Top Brand.</p>
<p>Salah satu kegunaan dari survei Top Brand ini adalah proses pembelajaran. Saya berharap, hasil-hasil survei Top Brand selama 13 tahun terakhir ini dapat memberikan inspirasi kepada para CMO dan tim pemasaran perusahaan-perusahaan Indonesia. Selain itu, hasil survei ini menjadi radar yang penting bagi pemilik merek-merek yang kekuatan mereknya mulai goyah. <strong>(Handi Irawan D.)</strong></p>
<p>Sumber: http://www.marketing.co.id/2012/04/16/mereka-yang-perkasa-selama-13-tahun/</p>
<div style='clear:both'></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hidupberkah.com/slide-news/top-brand-yang-perkasa-selama-13-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Strategi Pemasaran Starbuck Coffe dan McDonald</title>
		<link>http://www.hidupberkah.com/slide-news/rahasia-strategi-pemasaran-starbuck-coffe-dan-mcdonald/</link>
		<comments>http://www.hidupberkah.com/slide-news/rahasia-strategi-pemasaran-starbuck-coffe-dan-mcdonald/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 08:57:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hafidz341</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Slide News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hidupberkah.com/?p=1580</guid>
		<description><![CDATA[Pasti semua orang menginginkan usahanya berhasil hingga terkenal. Apalagi keberhasilan ini menjangkau tingkat dunia tentunya menjadi impian besar bagi setiap pengusaha. Berbagai macam strategi dan upaya pun rela dilakukan para pengusaha untuk mewujudkan impian besar yang mereka miliki. Dari sekian banyak strategi bisnis yang perlu dijalankan pelaku usaha, tak bisa dipungkiri bila peranan strategi pemasaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.hidupberkah.com/slide-news/rahasia-strategi-pemasaran-starbuck-coffe-dan-mcdonald/attachment/starbucks-cofee-dan-mcdonald-300x195/" rel="attachment wp-att-1581"><img style="float: left;" title="Rahasia Strategi Pemasaran Starbuck Coffe dan McDonald" src="http://www.hidupberkah.com/wp-content/uploads/2012/05/Starbucks-cofee-dan-McDonald-300x195.jpg" alt="Starbucks cofee dan McDonald 300x195 Rahasia Strategi Pemasaran Starbuck Coffe dan McDonald" width="150" /></a>Pasti semua orang menginginkan usahanya berhasil hingga terkenal. Apalagi keberhasilan ini menjangkau tingkat dunia tentunya menjadi impian besar bagi setiap pengusaha. Berbagai macam strategi dan upaya pun rela dilakukan para pengusaha untuk mewujudkan impian besar yang mereka miliki.</p>
<p><span id="more-1580"></span>Dari sekian banyak strategi bisnis yang perlu dijalankan pelaku usaha, tak bisa dipungkiri bila peranan strategi pemasaran sangatlah mempengaruhi sukses tidaknya bisnis yang dijalankan. Keberhasilan Starbuck Coffe maupun raksasa bisnis makanan cepat saji McDonald yang mampu meyakinkan konsumennya di berbagai belahan dunia, pastinya juga tidak lepas dari strategi pemasaran yang mereka jalankan.</p>
<p>Untuk menginspirasi para pelaku UKM dalam menentukan strategi pemasaran. Pada kesempatan kali ini akan kami informasikan bebera beberapa strategi pemasaran yang berhasil mengantarkan Starbuck Coffe maupun McDonald hingga dikenal konsumen di berbagai penjuru dunia seperti di lansir dari Bisnis UKM.</p>
<ul>
<li>Salah satu visi dan misi yang dimiliki Starbuck Coffe maupun McDonald yaitu menjadi yang terbaik di tingkat dunia. Dengan modal tersebut, pengelola Starbuck Coffe maupun McDonald berusaha menentukan segmentasi dan target-target konsumen yang akan dibidik sebelum mereka meluncurkan sebuah produk. Untuk Starbuck sendiri menargetkan ingin menjadi tempat ketiga bagi konsumen setelah rumah dan tempat kerja mereka. Sedangkan untuk McDonald lebih menomorsatukan menu makanan cepat saji yang bisa diterima semua kalangan konsumen, baik untuk konsumen dewasa, remaja, maupun anak-anak yang dipadukan dengan rasa lokal yang cukup populer di negara bersangkutan.</li>
<li>Setelah itu mereka akan mempertimbangkan nilai yang paling kuat dan menciptakan kreatif marketing yang didasarkan pada kondisi segmen pasar yang ditentukan. Contohnya saja seperti strategi promosi yang dijalankan oleh McDonald diantaranya memanfaatkan iklan di televisi, membuat even internal, memberikan bonus menarik yang sesuai dengan perkembangan trend pasar, serta menciptakan menu baru yang digemari para konsumennya. Sedangkan Starbuck lebih memilih untuk menciptakan variasi produk yang kualitasnya benar-benar terjaga, menanamkan brand image yang cukup kuat melalui logo perusahaan yang digunakan, serta menggunakan produk promosi (<em>merchandise</em>) untuk memperkuat citra perusahaan yang mereka bangun.</li>
<li>Selanjutnya adalah strategi positioning untuk membangun loyalitas konsumen. Ketika konsumen mulai mengenal dan mempercayai produk Anda, selanjutnya buatlah beberapa program promosi yang bisa menguatkan loyalitas mereka. Misalnya saja seperti strategi pemasaran Starbuck <em>drive thru </em>yang memudahkan para konsumen untuk mendapatkan secangkir kopi tanpa harus turun dari kendaraan mereka, melengkapi produk dengan atribut unik untuk menarik minat konsumen, serta membuka gerai hingga 24 jam nonstop untuk memenuhi kebutuhan para konsumennya. Sedangkan strategi pemasaran yang dipilih McDonald lebih memanjakan konsumennya melalui layanan delivery order yang siap mengantarkan produk makanan McDonald ke rumah para konsumen, meningkatkan kualitas produk sesuai dengan minat konsumen di daerah setempat, serta memberikan bonus mainan unik untuk menjaga loyalitas konsumen yang berasal dari kalangan anak-anak maupun remaja.</li>
</ul>
<p>Melalui strategi pemasaran kreatif yang digunakan Starbuck Coffe maupun McDonald, sekarang dua perusahaan besar tersebut telah berhasil mendunia dan dipercaya para penggemarnya di berbagai belahan negara. Dengan memberikan pelayanan terbaik bagi para konsumennya, dua perusahaan besar sekelas Starbuck dan McDonald selalu dirindukan pelanggannya dan outletnya selalu ramai dikunjungi para konsumen.</p>
<p>Sumber: http://www.marketing.co.id/2012/05/09/inilah-strategi-pemasaran-starbuck-coffe-dan-mcdonald-sehingga-terkenal/</p>
<div style='clear:both'></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hidupberkah.com/slide-news/rahasia-strategi-pemasaran-starbuck-coffe-dan-mcdonald/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meraih Izzah</title>
		<link>http://www.hidupberkah.com/slide-news/meraih-izzah/</link>
		<comments>http://www.hidupberkah.com/slide-news/meraih-izzah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 07:26:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hafidz341</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidup Berkah]]></category>
		<category><![CDATA[Slide News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hidupberkah.com/?p=1557</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Islam telah mencatat dengan tinta emas arti sebuah persatuan (wihdah) dan persaudaraan (ukhuwah). Ketika Rasulullah saw. dan para Sahabat berhijrah dari Makkah ke Madinah, yang pertama kali Beliau lakukan, selain membangun masjid, adalah mempertautkan tali persaudaraan antara Muhajirin dan Anshar. Abdurrahman bin Auf, Sahabat dari Muhajirin, misalnya, dipersaudarakan dengan Saad bin Rabi dari kalangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.hidupberkah.com/slide-news/meraih-izzah/attachment/ukhuwah-islamiyah/" rel="attachment wp-att-1558"><img style="float: left;" title="Meraih Izzah" src="http://www.hidupberkah.com/wp-content/uploads/2012/05/ukhuwah-islamiyah.jpg" alt="ukhuwah islamiyah Meraih Izzah" width="150" /></a>Sejarah Islam telah mencatat dengan tinta emas arti sebuah persatuan (<em>wihdah</em>) dan persaudaraan (<em>ukhuwah</em>). Ketika Rasulullah saw. dan para Sahabat berhijrah dari Makkah ke Madinah, yang pertama kali Beliau lakukan, selain membangun masjid, adalah mempertautkan tali persaudaraan antara Muhajirin dan Anshar. Abdurrahman bin Auf, Sahabat dari Muhajirin, misalnya, dipersaudarakan dengan Saad bin Rabi dari kalangan Anshar. Abdurrahman bin Auf dikenal sebagai saudagar yang kaya-raya. Hanya saja, saat berhijrah ia tidak memiliki apa-apa, karena semua kekayaan dan barang dagangannya ia tinggalkan di Makkah. Melihat saudaranya yang tidak mempunyai apa-apa lagi, Saad bin Rabi berkata kepada Abdurrahman bin Auf, “Saudaraku, aku adalah salah seorang penduduk Madinah yang kaya-raya. Kalau engkau mau, silakan ambil setengah hartaku. Aku juga punya dua orang istri. Engkau boleh memilih, mana yang paling menarik hatimu. Sekarang juga ia akan kuceraikan dan engkau bisa menikahinya.”</p>
<p><span id="more-1557"></span>Kisah Abdurrahman bin Auf dan Saad bin Rabi yang terkenal di atas hanyalah contoh kecil yang mempresentasikan fenomena <em>ukhuwah</em>sekaligus <em>wihdah</em> antara kaum Muhajirin dan Anshar yang demikian kuat. Mereka tidak hanya saling bersimpati, bahkan saling berempati satu sama lain, yang mewujud dalam bentuk saling berkasih-sayang yang amat tulus.</p>
<p>Padahal penduduk Madinah sebelum memeluk Islam, jangankan terhadap penduduk luar Madinah, sesama mereka sendiri—khususnya di antara dua suku terbesar Madinah: Aus dan Khazraj—sering berlaku keras. Konflik dan peperangan bahkan seakan telah menjadi tradisi mereka, yang telah berjalan puluhan tahun. Hanya dengan Islamlah konflik dan peperangan itu bisa diakhiri, diganti dengan <em>ukhuwah</em> (persaudaraan). <em>Ukhuwah</em> lalu melahirkan <em>wihdah</em> (persatuan), <em>mahabbah</em> (saling cinta) hingga bahkan<em>quwwah</em> (kekuatan). Dengan kekuatan atas dasar persatuan itulah kaum Muslim (Muhajirin dan Anshar) mampu menyebarluaskan risalah Islam dengan dakwah dan jihad ke seluruh jazirah Arab, sekaligus menaklukan segala kekuatan kufur yang menghalangi dakwah serta mengancam keselamatan mereka dan akidah mereka.</p>
<p>*****</p>
<p>Sesaat setelah Baginda Nabi saw. wafat, kaum Muhajirin dan Anshar memang sempat terlibat dalam sebuah ‘ketegangan’ di Saqifah Bani Saidah yang nyaris mengarah pada konflik berkepanjangan. Ketegangan terjadi terkait dengan siapa yang layak menjadi pemimpin (imam/khalifah) pengganti Rasulullah saw., apakah dari kaum Muhajirin atau Anshar. Masing-masing mengklaim, yang paling berhak memimpin adalah dari kelompok mereka.</p>
<p>Namun, setelah sempat saling beradu argumentasi, pada akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk mengangkat sekaligus membaiat Abu Bakar ra. sebagai khalifah, yang diridhai oleh seluruh kaum Muslim, baik Muhajirin maupun Anshar.</p>
<p>Ada kisah lain. Suatu ketika, seorang Yahudi bernama Syash bin Qais lewat di hadapan orang-orang Aus dan Khazraj yang saat itu tengah bercakap-cakap. Yahudi tersebut benci melihat keakraban mereka. Ia lalu menyuruh seseorang untuk turut terlibat dalam percakapan mereka, seraya membangkit-bangkitkan cerita Jahiliah pada masa Perang Bu’ats. Orang-orang Aus dan Khazraj pun terprovokasi. Aus bin Qaizhi dari kabilah Aus dan Jabbar bin Sakhr dari kabilah Khazraj akhirnya saling mencaci pihak lainnya dan membangga-banggakan golongannya. Nyaris saja terjadi baku-hantam dengan pedang terhunus.</p>
<p>Berita itu sampai kepada Rasulullah saw. Beliau kemudian menghampiri mereka seraya bersabda: <em>Wahai kaum Muslim, ingatlah Allah; ingatlah Allah. Apakah kalian akan bertindak layaknya para penyembah berhala? Padahal aku hadir di tengah-tengah kalian dan Allah telah menunjuki kalian dengan Islam sehingga dengan itu kalian menjadi mulia, jauh dari penyembahan terhadap berhala dan kekufuran, dan kalian menjadi bersaudara?</em></p>
<p>Seketika mereka pun sadar bahwa mereka telah tergoda setan dan terperdaya musuh. Akhirnya, segera mereka menurunkan senjatanya, kemudian berpelukan dan bertangisan.</p>
<p>Tidak berselang lama, turunlah firman Allah Swt. (yang artinya):<em>Berpegang teguhlah kalian semuanya pada tali (agama) Allah dan janganlah kalian berpecah-belah…</em>(QS Ali Imran [3]: 103).</p>
<p>*****</p>
<p>Terkait frasa <em>tali Allah</em> dalam ayat di atas, Abu Said al-Khudri menyatakan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda: <em>Kitabullah adalah tali Allah yang memanjang dari langit hingga bumi</em>. (HR at-Tirmidzi).</p>
<p>Adapun frasa jangan <em>berpecah-belah</em>, maksudnya, jangan berselisih dalam agama sebagaimana yang terjadi di kalangan kaum Yahudi dan Nasrani dalam agama mereka. Frasa tersebut juga bisa bermakna, jangan bergolong-golongan mengikuti hawa nafsu dengan berbagai macam tujuan duniawi. (Al-Qurthubi, IV/159).</p>
<p>Karena itulah, menurut Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, “Jika terjadi perselisihan pada umat Islam dan mengakibatkan pertikaian, bahkan permusuhan, maka ketahuilah bahwa hawa nafsu telah berperan di sini dan bukan lagi kebenaran.” (Ibnu Taimiyah, <em>Al-Majmû’</em>, IV/53).</p>
<p>Imam Abul Qasim Al-Isbahani juga mengatakan, “Kelompok yang selalu merujuk dalam segala sesuatu pada al-Quran dan as-Sunnah akan selalu menjaga persatuan.”</p>
<p>Ini sejalan dengan isi teks Piagam Madinah yang ditulis Rasul saw. pasca tegaknya Daulah Islamiyah, yang di antaranya menyatakan:</p>
<p><em>Bismillâh ar-Ra<span style="text-decoration: underline;">h</span>mân ar-Ra<span style="text-decoration: underline;">h</span>îm…Kaum Mukmin seluruhnya adalah satu umat, yang berbeda dari umat manusia lainnya… Sesungguhnya kaum Mukmin itu, sebagian mereka adalah pelindung sebagian yang lain…dan sesungguhnya apapun yang mereka perselisihkan maka tempat kembalinya adalah kepada Allah (al-Quran) dan Muhammad Rasulullah (as-Sunnah)…</em></p>
<p>Karena itu, mari kita eratkan <em>ukhuwah</em> (persaudaraan), kuatkan <em>wihdah</em>(persatuan) dan rekatkan <em>mahabbah</em> (saling cinta); niscaya akan lahir <em>al-quwwah</em> (kekuatan). Dengan itulah kita secara bersama-sama akan mampu mengalahkan semua kekuatan kekufuran dan orang-orang kafir hingga kita meraih <em>‘izzah </em>(kemuliaan) di dunia dan akhirat. Insya Allah.<strong>[</strong>Arief B. Iskandar<strong>]</strong></p>
<div>Sumber: http://hizbut-tahrir.or.id/2007/08/01/meraih-izzah/</div>
<div></div>
<div style='clear:both'></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hidupberkah.com/slide-news/meraih-izzah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Sangat Menginspirasi dan Menguatkan Komitmen&#8230;.&#8221;</title>
		<link>http://www.hidupberkah.com/slide-news/sangat-menginspirasi-dan-menguatkan-komitmen/</link>
		<comments>http://www.hidupberkah.com/slide-news/sangat-menginspirasi-dan-menguatkan-komitmen/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 06:38:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hafidz341</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Slide News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hidupberkah.com/?p=1545</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Sangat menginspirasi dan menguatkan komitmen saya untuk mejalani hidup lebih baik, berpikir positif, dan berkomitmen 100 % untuk memajukan usaha saya. Meyakinkan saya untuk meningkatkan kehidupan saya&#8221;. Ungkap Ardhityas Sekar Pangayom Putri atau Denti, Owner Online Shop &#8220;Bray Outlet&#8221; yang menjadi salah satu pemeran utama dalam pembelajaran praktis UTHB #83 Yogyakarta. Selain Ibu Denti, inspirasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.hidupberkah.com/slide-news/sangat-menginspirasi-dan-menguatkan-komitmen/attachment/img_0699/" rel="attachment wp-att-1546"><img class="aligncenter size-full wp-image-1546" title="Sangat Menginspirasi dan Menguatkan Komitmen...." src="http://www.hidupberkah.com/wp-content/uploads/2012/05/IMG_0699.jpg" alt="IMG 0699 Sangat Menginspirasi dan Menguatkan Komitmen...." width="500" /></a></p>
<p>&#8220;Sangat menginspirasi dan menguatkan komitmen saya untuk mejalani hidup lebih baik, berpikir positif, dan berkomitmen 100 % untuk memajukan usaha saya. Meyakinkan saya untuk meningkatkan kehidupan saya&#8221;. Ungkap Ardhityas Sekar Pangayom Putri atau Denti, Owner Online Shop &#8220;Bray Outlet&#8221; yang menjadi salah satu pemeran utama dalam pembelajaran praktis UTHB #83 Yogyakarta.</p>
<p>Selain Ibu Denti, inspirasi yang sama juga dirasakan oleh Ibu Hidayah Sri Lestari, Marketing executive PT. Al-AMin Universal Yogya yang juga ikut ambil bagian dalam program UTHB tanggal 04-06 Mei 2012 kemarin. Ibu Hidayah Sri Lestari menuturkan, &#8220;Manfaat yang luar biasa yang saya rasakan setelah mengikuti acara ini. Hidup jadi lebih semangat, terarah untuk mencapai mimpi-mimpi dalam hidup dan mengingatkan selalu untuk terus dan selalu bersyukur thd Allah&#8221;.</p>
<p>Lebih dari 30 pengusaha muslim berkumpul selama tiga hari di Hotel Grand Aston untuk ikut UTHB. Sebuah <em> program pengembangan <strong>PRIBADI </strong>dan <strong>BISNIS </strong>selama 3 hari. Khusus untuk Anda yang ingin Bisnis <strong>BERKEMBANG</strong>, Karir <strong>MELESAT</strong>, Penghasilan <strong>MENINGKAT</strong>dan Keluarga <strong>HARMONI</strong>, Hidup penuh ke<strong>BERKAH</strong>an. Anda akan mendapatkan<strong>PENCERAHAN </strong>untuk menyelesaikan tantangan kehidupan dan mendapatkan ide-<strong>IDE SEGAR</strong> untuk meningkatkan <strong>KUALITAS </strong>hidup Anda.</em></p>
<p>Tak ketinggalan, Ibu Irine Surti Yulianti, S.Pd selaku Konsultan Pendidikan Inklusi Khalifah Rahmania Grup juga memberikan apresiasinya terhadap UTHB. &#8220;TOP OF THE BEST. Sebagai mualaf saya semakin mantap melangkah meraih mimpi yang di ridhoi Allah swt dalam syariat Islam murni. Rugi banget kalau kita gak mengikuti UTHB ini. Terima kasih karena UTHB membuat hidupku menjadi berkah selamanya.&#8221;</p>
<p>So, tunggu kehadiran UTHB di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Dan pastikan nama anda terdaftar sebagai salah satu pesertanya. Karena UTHB &#8220;Sangat menginspirasi dan menguatkan komitmen&#8230;.&#8221; [341]</p>
<p>Album fotonya bisa dilihat di <a title="UTHB 83 Yogyakarta" href="http://https://www.facebook.com/media/set/?set=a.435981673098258.113442.119262101436885&amp;type=1&amp;notif_t=like" target="_blank">UTHB #83 Yogyakarta</a></p>
<div></div>
<div style='clear:both'></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hidupberkah.com/slide-news/sangat-menginspirasi-dan-menguatkan-komitmen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsul Bisnis Syar&#8217;i: Kredit Mobil Taksi</title>
		<link>http://www.hidupberkah.com/slide-news/kredit-mobil-taksi/</link>
		<comments>http://www.hidupberkah.com/slide-news/kredit-mobil-taksi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 04:04:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hafidz341</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Berkah]]></category>
		<category><![CDATA[Slide News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hidupberkah.com/?p=1533</guid>
		<description><![CDATA[Maaf saya awam mengenai agama. 2 tahun yg lalu saya membeli sebuah taxi dg cicilan per bulan sekian juta ke bank X selama 4 tahun. apakah hasil dari taxi tsb termasuk riba? jika memang riba bagaimana saya menghindari nya, apakah harus saya jual (over kredit)? tolong jawaban di kirim ke email. terima kasih. (Wisuda, 0812586xxxx) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="http://www.hidupberkah.com/slide-news/kredit-mobil-taksi/attachment/simulasi-kredit-mobil/" rel="attachment wp-att-1534"><img style="float: left;" title="Konsul Bisnis Syari: Kredit Mobil Taksi" src="http://www.hidupberkah.com/wp-content/uploads/2012/05/simulasi-kredit-mobil.jpg" alt="simulasi kredit mobil Konsul Bisnis Syari: Kredit Mobil Taksi" width="150" /></a>Maaf saya awam mengenai agama. 2 tahun yg lalu saya membeli sebuah taxi dg cicilan per bulan sekian juta ke bank X selama 4 tahun. apakah hasil dari taxi tsb termasuk riba? jika memang riba bagaimana saya menghindari nya, apakah harus saya jual (over kredit)? tolong jawaban di kirim ke email. terima kasih.</em> (Wisuda, 0812586xxxx)</p>
<p><span id="more-1533"></span>Jawaban:</p>
<p>Hal yang harus dipahami dalam masalah ini adalah bahwa transaksi riba jika bunga riba nya tetap ada dalam transaksi tersebut maka transaksinya menjadi Bathil. Transaksi Bathil berarti sama saja tidak terjadi transaksi dan ini berarti tidak teerjadi perpindahan kepemilikan barang yang ditransaksikan, yaitu mobil taksi, jika tidak terjadi perpindahan kepemilikan berarti memanfaatkan taksi tersebut juga tidak sah. Hal ini seperti jika sepasang calon mempelai melakukan akad nikah tetapi rukun akadnya bathil, hal ini menyebabkan akad nikahnya tidak sah dan pergaulan antara keduanya menjadi tidak sah dan jika dari pergaulan yang tidak sah tersebut lahir anak maka anaknya pun menjadi tidak tidak sah. Ini merupakan konsekwensi dari akad yang bathil.</p>
<p>Alternatif solusi dari masalah ini adalah mobil taksi tersebut dikembalikan kepada penjualnya dan penjualnya mengembalikan dana yang sudah diterimanya. Kondisi kembali seperti awal sebelum transaksi kredit, karena transakasi bathil sama saja tidak terjadi transaksi.Lalu bagaimana dengan pemanfaatan takasi yang sudah berlangsung sekian lama ? Untuk hal ini bisa minta kepada pemberi kredit untuk dihitung sewa dengan menghilangkan bunga ribanya.</p>
<p>Untuk dijual over kredit, ini tidak bisa dilakukan karena akad awalnya kan tidak sah, hal menyebabkan mobil taksi tersebut tidak pindah kepemilikannya sehingga tidak boleh dijual, karena bukan miliknya, kecuali yang menjual adalah pemilik awalnya, karena dialah pemilik yang punya hak menjual dan hasil jualnya dapat dikembalikan kepada yang kredit taksi tersebut, dengan tanpa ada bunga ribanya.</p>
<p>Demikian jawaban kami semoga dapat dipahami.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>M. Ichsan Salam<br />
Dinar Coach International</p>
<p>&nbsp;</p>
<div style='clear:both'></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hidupberkah.com/slide-news/kredit-mobil-taksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Cara untuk Dapatkan Gairah Bisnis</title>
		<link>http://www.hidupberkah.com/slide-news/5-cara-untuk-dapatkan-gairah-bisnis/</link>
		<comments>http://www.hidupberkah.com/slide-news/5-cara-untuk-dapatkan-gairah-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 22:01:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hafidz341</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Slide News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hidupberkah.com/?p=1519</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi seorang pebisnis memang  tidaklah mudah perlu adanya kreatifitas dan inovasi. Apalagi seorang pebisnis yang baru memulai bisnisnya. Memulai bisnis juga harus dibarengi dengan keinginan yang kuat untuk maju dan bergairah dalam menjalankan bisnis ini. Benjamin Disraeli, seorang Perdana Menteri Inggris abad ke-19, pernah berkata, “Manusia hanya besar ketika ia bertindak dari gairah.” Berikut ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.hidupberkah.com/slide-news/5-cara-untuk-dapatkan-gairah-bisnis/attachment/blityan/" rel="attachment wp-att-1520"><img style="float: left;" title="5 Cara untuk Dapatkan Gairah Bisnis" src="http://www.hidupberkah.com/wp-content/uploads/2012/04/blityan.png" alt="blityan 5 Cara untuk Dapatkan Gairah Bisnis" width="150" /></a>Menjadi seorang pebisnis memang  tidaklah mudah perlu adanya kreatifitas dan inovasi. Apalagi seorang pebisnis yang baru memulai bisnisnya. Memulai bisnis juga harus dibarengi dengan keinginan yang kuat untuk maju dan bergairah dalam menjalankan bisnis ini.</p>
<p><span id="more-1519"></span>Benjamin Disraeli, seorang Perdana Menteri Inggris abad ke-19, pernah berkata, “Manusia hanya besar ketika ia bertindak dari gairah.”</p>
<p>Berikut ini  paparan beberapa pakar bagi calon pebisnis untuk menjelajahi jalan kreativitas untuk menemukan gairah dalam berbisnis  Anda.</p>
<p><strong>1. Tinjau ulang masa kecil Anda.</strong> <strong>Apa yang Anda senang lakukan?</strong><br />
“Sungguh menakjubkan betapa terputus kita menjadi hal-hal yang membawa kita kesenangan dalam mendukung apa yang praktis,” kata Rob Levit, seorang pakar kreativitas Annapolis, serta pembicara dan konsultan bisnis.</p>
<p>Levit menyarankan membuat daftar semua hal yang Anda ingat menikmati sebagai seorang anak. Apakah Anda menikmati aktivitas itu sekarang? Misalnya, Frank Lloyd Wright, arsitek terbesar Amerika, bermain dengan balok kayu sepanjang masa kecil dan mungkin juga melewatinya.</p>
<p>“Penelitian menunjukkan bahwa ada banyak untuk ditemukan dalam bermain, bahkan sebagai orang dewasa,” kata Levit.</p>
<p>Kembali beberapa kegiatan positif, makanan dan peristiwa masa kecil. Levit menyarankan bertanya pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan ini untuk memulai: Apa yang dapat diterjemahkan dan ditambahkan ke dalam hidup Anda sekarang? Bagaimana pengalaman-pengalaman masa lalu membentuk pilihan karir Anda sekarang?</p>
<p><strong>2.  Membuat sebuah papan “kreativitas.”</strong><br />
Mulailah dengan mengambil sebuah papan poster besar, menempatkan kata-kata “Bisnis Baru” di tengah dan menciptakan sebuah kolase dari gambar, ucapan, artikel, puisi dan inspirasi lainnya, menunjukkan Michael Michalko, seorang pakar kreativitas yang berbasis di Rochester, NY, dan Naples, Florida, dan penulis buku kreativitas dan peralatan, termasuk ThinkPak (Sepuluh Kecepatan Press, 2006).</p>
<p>“Ide di balik ini adalah bahwa ketika Anda mengelilingi diri Anda dengan gambar niat Anda – yang Anda ingin menjadi atau apa yang ingin Anda buat – kesadaran dan gairah akan tumbuh,” kata Michalko.</p>
<p>Sebagai forum Anda berkembang dan menjadi lebih terfokus, Anda akan mulai mengenali apa yang hilang dan membayangkan cara-cara untuk mengisi kekosongan dan mewujudkan visi Anda.</p>
<p><strong>3. Buatlah daftar orang-orang  yang sukses menurut keinginan Anda.</strong> <strong><br />
</strong>Anda tidak perlu menciptakan roda. Pelajari orang yang telah sukses di daerah Anda Sebagai contoh, selama resesi, banyak orang menghindar dari pasar real estat karena mereka pikir itu jalan buntu. Levit percaya bahwa adalah waktu yang tepat untuk melompat – ketika orang lain kebanyakan menyerah – karena tidak peduli bisnis, ada orang yang sukses di dalamnya. Studi mereka, mencari tahu bagaimana dan mengapa mereka bisa tetap sukses ketika semua orang sedang lipat dan kemudian mendirikan struktur untuk meniru mereka.</p>
<p>“Jika Anda ingin menjadi kreatif, membuat rencana yang ketat dan formal,” kata Levit. “Ini bukan rencana yang kreatif, melainkan proses yang Anda melewati yang membuka begitu banyak kemungkinan.”</p>
<p><strong>4. Mulailah melakukan apa yang Anda sukai, bahkan tanpa rencana bisnis</strong> <strong><br />
</strong>Banyak orang menunggu sampai mereka memiliki rencana bisnis yang luas ditulis, bersama dengan investor malaikat yang ingin membuang kas pada mereka – dan ide-ide mereka tidak pernah melihat terang hari, menurut Cath Duncan, Calgary, Kanada berbasis pakar kreativitas dan kehidupan pelatih yang bekerja dengan pengusaha dan profesional lainnya.</p>
<p>Dia merekomendasikan melakukan apa yang Anda nikmati – bahkan jika Anda belum menemukan cara untuk uang itu. Uji apa yang mungkin ingin bekerja di daerah yang Anda sukai, membangun jaringan bisnis Anda dan meminta umpan balik yang akan membantu Anda mengembangkan dan memperbaiki rencana bisnis.</p>
<p>Ini adalah cara untuk tidak hanya menunjukkan nilai yang akan Anda bawa, tetapi Anda juga bisa mendapatkan testimonial yang akan membantu memulai bisnis Anda ketika Anda siap untuk membuatnya resmi.</p>
<p>“Mungkin yang paling penting, meskipun, itu akan bergeser Anda keluar dari kelumpuhan dan ketakutan,” kata Cath, “dan kegembiraan saat melihat perbedaan kontribusi Anda membuat akan bahan bakar kreativitas Anda.”</p>
<p><strong>5. Beristirahatlah dari pemikiran bisnis.</strong> <strong><br />
</strong>Meski mungkin merasa tidak nyaman untuk melangkah keluar dari modus bisnis, pikiran kadang-kadang membutuhkan istirahat dari seperti garis dasar pemikiran, kata Levit, yang baru saja diambil haiku Jepang, suatu bentuk puisi. Mungkin bagi Anda, maka akan menulis kreatif, melukis, berjalan atau bahkan berkebun.</p>
<p>Setelah Anda mengambil liburan mental terlibat dalam sesuatu yang Anda sukai, Levit menyarankan kembali ke jurnal dan menulis ide bisnis apa pun yang muncul dalam pikiran.</p>
<p>“Anda akan takjub melihat betapa segar ide-ide Anda,” katanya. “Melihat hal-hal indah – seni dan alam – menciptakan hubungan yang sering kita lalai untuk melihat Perhatikan mereka menangkap, mereka secara tertulis dan menggunakannya”.</p>
<p>Sumber: http://www.marketing.co.id/2012/03/21/5-cara-untuk-dapatkan-gairah-bisnis/</p>
<div style='clear:both'></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hidupberkah.com/slide-news/5-cara-untuk-dapatkan-gairah-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>6 Peran Kunci Corporate Communicators</title>
		<link>http://www.hidupberkah.com/slide-news/6-peran-kunci-corporate-communicators/</link>
		<comments>http://www.hidupberkah.com/slide-news/6-peran-kunci-corporate-communicators/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 21:54:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hafidz341</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kiat Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Slide News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hidupberkah.com/?p=1513</guid>
		<description><![CDATA[Bagi para corporate communicators, saat ini merupakan masa yang berat. Kenapa? Karena sekarang masyarakat mengalami yang namanya “attention deficit disorder”. Hal ini diungkapkan oleh Steve Crescenzo, pakar komunikasi dalam Corporate Communicators Conference di Chicago minggu ini. “Tidak ada orang yang dapat memperhatikan orang lain lebih dari satu menit,” kata Crescenzo. Parahnya lagi, tim komunikasi perusahaan harus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.hidupberkah.com/slide-news/6-peran-kunci-corporate-communicators/attachment/corporatecommunications/" rel="attachment wp-att-1514"><img style="float: left;" title="6 Peran Kunci Corporate Communicators" src="http://www.hidupberkah.com/wp-content/uploads/2012/04/corporatecommunications.jpg" alt="corporatecommunications 6 Peran Kunci Corporate Communicators" width="150" /></a>Bagi para <em>corporate communicators</em>, saat ini merupakan masa yang berat. Kenapa? Karena sekarang masyarakat mengalami yang namanya “<em>attention deficit disorder</em>”. Hal ini diungkapkan oleh Steve Crescenzo, pakar komunikasi dalam Corporate Communicators Conference di Chicago minggu ini.</p>
<p><span id="more-1513"></span>“Tidak ada orang yang dapat memperhatikan orang lain lebih dari satu menit,” kata Crescenzo. Parahnya lagi, tim komunikasi perusahaan harus bersaing dengan ratusan media dan aktivitas lain untuk menarik perhatian karyawan. “Menurut Anda kira-kira mana yang akan dibaca kalau pilihannya artikel dari cosmopolitan.com tentang waktu terbaik untuk berhubungan seks dan pidato direktur?” sambung Crescenzo.</p>
<p>Tidak ada orang yang ingin membaca hal membosankan ketika ada hal lain yang lebih menarik dan menyenangkan untuk dibaca. Di sinilah para komunikator berperan, menciptakan konten yang tidak membosankan. Kabar baiknya, saat ini para komunikator memiliki alat yang lebih banyak dari sebelumnya untuk melakukan hal tersebut.</p>
<p>Ada enam peran yang bisa diambil oleh para <em>corporate communicator</em> agar dapat melakukan tugas mereka menjadi jembatan komunikasi antara perusahaan dan karyawan, yaitu:</p>
<p><strong>1. </strong><strong>Mata-mata media sosial</strong></p>
<p>Sebagai <em>corporate communicator</em>, kita perlu menciptakan komunikasi tiga arah, yaitu dari perusahaan kepada karyawan, karyawan kepada perusahaan dalam bentuk <em>feedback</em>, dan interaksi antar karyawan. Nah, bagian terakhir ini menjadi bagian yang sangat penting.</p>
<p>“Bagi saya di sinilah keajaiban terjadi. Jika kita menjadi mata-mata di media sosial, kita cukup mendengarkan. Bila ada hal yang menarik, kita bisa langsung mengeksposnya,” kata Crescenzo. Misalnya saja apa yang dilakukan tim komunikasi perusahaan General Motors. Mereka menemukan cerita menarik di media sosial internal, Overdrive.</p>
<p>Cerita tersebut berawal dari salah satu karyawan mentraktir seorang tak dikenal karena ia mengendarai Chevrolet Traverse. Karyawan tersebut menceritakan hal ini dan mendapat pujian dari rekan-rekannya. Tim komunikasi kemudian membuatkan video yang menampilkan karyawan itu dan ia bicara tentang pentingnya membangun hubungan personal dengan orang-orang yang menggunakan produk perusahaan.</p>
<p>Dari cerita ini kita tahu bahwa karyawan dapat menjadi sumber krisis PR terbesar atau duta besar produk terhebat.</p>
<p><strong>2. </strong><strong>Penasihat media sosial</strong></p>
<p>Membuat jajaran eksekutif terlibat dalam media sosial saja tidaklah cukup. “Kita harus membantu mereka memahami apa yang baik dan tidak,” ujar Crescenzo. Para eksekutif perlu diedukasi bagaimana terlibat dalam media sosial.</p>
<p>Untuk berinteraksi dengan para karyawan melalui media sosial, para eksekutif perlu menampilkan sisi lain diri mereka. Sentuhan personal adalah elemen penting dalam hal ini. Ketika mereka terjebak dengan menampilkan <em>posting</em> yang tak ubahnya seperti <em>newsletter</em> maka itu tidak akan berhasil. Di sinilah tim komunikasi perusahaan berperan.</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Pencari bakat</strong></p>
<p>Tim komunikasi internal bukan satu-satunya yang bisa menceritakan kisah perusahaan. “Anda harus mencari orang lain yang bisa melakukannya. Dan karyawan adalah para pencerita yang baik,” begitu kata Crescenzo.</p>
<p>Setiap orang memiliki cara bercerita sendiri. Hal ini membuat penceritaan kisah perusahaan akan lebih kaya dan penuh warna. Bandingkan bila hanya tim Anda yang bercerita. Pada satu titik tentu akan menimbulkan kejenuhan.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>Sang alkemis</strong></p>
<p>Peran lain yang perlu dilakukan oleh tim komunikasi perusahaan adalah mengubah berita-berita perusahaan yang membosankan menjadi kabar yang menarik untuk disimak karyawan. Salah satu cara yang diusulkan oleh Cresenzo adalah dengan menulis tentang orang-orang ketimbang terfokus pada kebijakan. “Jika Anda memulainya dengan fokus kepada orang, informasi mengenai kebijakan akan mengalir bersamanya,” jelasnya.</p>
<p><strong>5. </strong><strong>Sang pendongeng</strong></p>
<p>Untuk melakukan peran ini, Anda perlu jeli memilih media. Peran ini adalah soal memilih media yang tepat untuk menceritakan sebuah kisah. Anda harus tahu kekuatan dan kelemahan masing-masing media. Misalnya saja video. Media ini sangat tepat untuk menampilkan emosi dan gairah. Di samping itu sangat tepat digunakan untuk mengajak orang-orang “datang” ke tempat yang mungkin tidak bisa mereka kunjungi.</p>
<p><strong>6. </strong><strong>Eksekutor</strong></p>
<p>“<em>Do less, and do it better,</em>” begitu kata Crescenzo. Menurutnya tim komunikasi perusahaan harus berhenti “berperang” di pertarungan yang salah. Anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkan tentang <em>deadline</em> atau desain-desain pekerjaan hanya demi mempercepat proses <em>approval</em>. “Cobalah sesuatu yang baru. satu-satunya medan pertempuran yang perlu diperjuangkan adalah menarik perhatian audiens Anda,” tutup Crescenzo. (www.prdaily.com)</p>
<p>Sumber: http://www.marketing.co.id/2012/04/19/6-peran-kunci-corporate-communicators/</p>
<div style='clear:both'></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hidupberkah.com/slide-news/6-peran-kunci-corporate-communicators/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>‘Mayat Hidup’</title>
		<link>http://www.hidupberkah.com/slide-news/%e2%80%98mayat-hidup%e2%80%99/</link>
		<comments>http://www.hidupberkah.com/slide-news/%e2%80%98mayat-hidup%e2%80%99/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2012 21:45:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hafidz341</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidup Berkah]]></category>
		<category><![CDATA[Slide News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hidupberkah.com/?p=1509</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam al-Quran, Allah Swt. berfirman (yang artinya): Mengapa para ulama dan para pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan. (TQS al-Maidah [5]: 63). Ayat di atas adalah celaan sekaligus peringatan Allah Swt. kepada para ulama yang tidak menegakkan aktivitas amar makruf nahi mungkar. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.hidupberkah.com/slide-news/%e2%80%98mayat-hidup%e2%80%99/attachment/macam-macam-dakwah/" rel="attachment wp-att-1510"><img style="float: left;" title="‘Mayat Hidup’" src="http://www.hidupberkah.com/wp-content/uploads/2012/04/macam-macam-dakwah.jpg" alt="macam macam dakwah ‘Mayat Hidup’" width="150" /></a>Di dalam al-Quran, Allah Swt. berfirman (yang artinya): <em>Mengapa para ulama dan para pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan.</em> <strong>(TQS al-Maidah [5]: 63)</strong>.</p>
<div>
<p><span id="more-1509"></span>Ayat di atas adalah celaan sekaligus peringatan Allah Swt. kepada para ulama yang tidak menegakkan aktivitas amar makruf nahi mungkar. Menurut al-Qurthubi, ayat ini menunjukkan bahwa orang yang meninggalkan upaya mencegah kemungkaran sama dengan orang yang berbuat kemungkaran itu sendiri. (Al-Qurthubi, <em>Tafsîr al-Qurthubi</em>, VI/237).</p>
<p>Imam al-Bukhari meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw. telah mensyaratkan kepada Jarir bin Abdillah—ketika datang untuk membaiat Beliau atas Islam—agar menyampaikan nasihat kepada setiap Muslim. (Al-Bukhari, <em>Shahîh al-Bukhârî</em>, I/22). Dalam hadis ini, menasihati setiap Muslim disyaratkan sebagai salah satu bentuk kesetiaan pada Islam. Dengan kata lain, seseorang belum dikatakan sempurna kesetiaannya pada Islam jika mengabaikan urusan menasihati sesama Muslim. Ini menunjukkan betapa besar perhatian Islam terhadap masalah nasihat-menasihati sesama Muslim. Hal ini wajar karena, sebagaimana sabda Nabi saw. sendiri, “<em>Ad-Dîn nashîhah</em> (Agama adalah nasihat).”</p>
<p>Khalifah Umar bin Abdul Aziz ra. memahami benar makna hadis ini. Karena itu, pada masa Kekhilafahannya, beliau telah memperlakukan sama orang yang berdiam diri terhadap kemungkaran dengan pelaku kemungkaran itu sendiri; sama-sama dianggap pelaku kriminal. Keduanya berhak mendapat sanksi/hukuman di dunia. Pada masanya, polisi negara pernah datang kepada sekelompok orang yang sedang mabuk-mabukan dengan meminum khamr, sementara di samping mereka duduk-duduk seorang Muslim yang tidak ikut mabuk;  dia bahkan sedang berpuasa. Saat itu, Khalifah memerintahkan kepada sang polisi untuk mencambuk mereka semuanya, tanpa kecuali. Petugas polisi berkata, “Amirul Mukminin, si fulan ini tidak ikut mabuk bersama mereka; dia bahkan sedang berpuasa.”</p>
<p>Khalifah Umar berkata, “Hadirkan dia dan cambuklah! Tidakkah dia mendengar firman Allah Swt. (yang artinya): <em>Sungguh, Allah telah menurunkan kepada kalian di dalam al-Quran, bahwa jika kalian mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olok oleh orang-orang kafir, janganlah kalian duduk-duduk bersama mereka hingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Sesungguhnya jika kalian berbuat demikian, tentu kalian sama saja dengan mereka</em>. <strong>(QS an-Nisa’ [4]: 140)</strong>.”</p>
<p>Demikianlah sikap Khalifah Umar ra.; beliau telah menganggap orang yang mendiamkan kemungkaran sebagai pelaku kriminal yang layak dihukum; sama dengan pelaku kemungkaran itu sendiri.</p>
<p>Kemungkaran yang terbesar tentu adalah kemungkaran yang dilakukan oleh para penguasa, yaitu saat mereka tidak melaksanakan hukum-hukum Allah. Itulah mengapa Rasulullah saw. telah mewajibkan umat Islam untuk melakukan <em>amar makruf nahi mungkar</em> terhadap penguasa semacam ini. Bahkan Beliau telah bersabda (yang artinya): <em>Jihad yang paling utama adalah menyampaikan kebenaran di hadapan penguasa yang zalim</em>. <strong>(HR at-Tirmidzi dan an-Nasa’i)</strong>.</p>
<p>Huthaith ra. adalah di antara orang yang sangat memahami maksud hadis di atas. Karena itulah, saat ia menyaksikan kezaliman al-Hajjaj, penguasa Makkah pada masanya, ia sangat keras menentangnya. Karena sikap kerasnya itu, ia kemudian dihadapkan kepada al-Hajjaj. Saat itu, al-Hajjaj bertanya, “Apa pendapatmu tentang diriku?”</p>
<p>Dengan tegas Huthaith menjawab, “Saya berpendapat, bahwa engkau adalah musuh Allah di muka bumi ini. Engkau telah membinasakan segala kehormatan dan membunuh manusia hanya dengan dasar sangkaan!”</p>
<p>Al-Hajjaj bertanya lagi, “Lalu apa yang akan kamu katakan terhadap Amirul Mukminin Abdul Malik bin Marwan?”</p>
<p>Huthaith menjawab, “Aku akan mengatakan, bahwa dia dosanya lebih besar daripada dirimu, dan engkau tidak lain adalah sumber dari segala kesalahan!”</p>
<p>Mendengar itu, al-Hajjaj memerintahkan kepada para bawahannya, “Siksalah dia!”</p>
<p>Huthaith pun disiksa seketika sampai tulang punggungnya remuk dan dagingnya terkelupas. (Al-Ghazali, <em>Ihyâ ‘Ulûm ad-Dîn</em>, II/346).</p>
<p>Begitulah sikap seorang Muslim yang memahami pentingnya melakukan<em>amar makruf nahi mungkar</em>; dia rela disiksa manusia karena melakukan<em>amar makruf nahi mungkar</em> daripada diazab Allah karena meninggalkan amar makruf nahi mungkar.</p>
<p>Sesungguhnya kemungkaran para penguasa Muslim saat ini jauh lebih besar daripada kezaliman al-Hajjaj atau Khalifah Abdul Malik bin Marwan. Sebab, betapapun zalimnya para penguasa Muslim pada masa Kekhilafahan Islam, mereka tidak pernah tidak menerapkan hukum-hukum Allah, sebagaimana para penguasa Muslim saat ini. Para penguasa Muslim saat ini jelas-jelas menerapkan hukum-hukum kufur.</p>
<p>Namun sayang, banyak di antara kaum Muslim, khususnya para ulamanya, yang malah membisu terhadap kemungkaran para penguasa saat ini. Memang, banyak dari mereka yang selalu menjaga hubungan dengan Allah, dengan memperbanyak amal ibadah ritual dan bersedekah. Namun, mereka tidak melakukan amar makruf nahi mungkar, dengan berkeyakinan, bahwa setiap manusia bertanggung jawab terhadap amalnya masing-masing.</p>
<p>Sikap demikian jelas keliru. Hudzaifah bin al-Yamani ra., seorang Sahabat Rasulullah saw. yang mulia, bahkan menjuluki orang-orang semacam ini—yang tidak mengingkari kemungkaran dengan tangannya, tidak dengan lisannya, dan tidak juga dengan kalbunya—sebagai ‘mayat hidup’. (Al-Ghazali, <em>Ihyâ’ ‘Ulûm ad-Dîn</em>, II/311).</p>
<p>‘Mayat hidup’ tentu merupakan istilah yang sangat kasar dan menghina. Namun, itulah sikap tegas Sahabat Rasululullah saw. yang mulia terhadap orang-orang yang cuwek terhadap kemungkaran; hidupnya dipandang sama dengan matinya; keberadaannya dianggap tidak berbeda dengan ketiadaannya; alias tak berguna. <em>Na‘ûdzu billâh min dzâlik</em>!</p>
<p>Walhasil, mari kita buktikan, bahwa kita bukanlah ‘mayat hidup’! [Arief B. Iskandar]</p>
<p>Sumber: http://hizbut-tahrir.or.id/2007/04/01/mayat-hidup/</p>
</div>
<div style='clear:both'></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hidupberkah.com/slide-news/%e2%80%98mayat-hidup%e2%80%99/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membangun Good Performance Management System</title>
		<link>http://www.hidupberkah.com/slide-news/membangun-good-performance-management-system/</link>
		<comments>http://www.hidupberkah.com/slide-news/membangun-good-performance-management-system/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Apr 2012 10:37:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hafidz341</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kiat Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Slide News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hidupberkah.com/?p=1491</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah perusahaan bisa mencapai puncak sukses jika didukung oleh internal tim yang solid. Sebab, suatu perusahaan ibaratnya merupakan team work yang besar. Bila team work tersebut sehat, maka kerja sama untuk meraih target yang telah ditetapkan bisa berjalan secara optimal. Sebaliknya bila team work belum kompak, walhasil target akan terasa berat untuk direalisasikan. Salah satunya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.hidupberkah.com/slide-news/membangun-good-performance-management-system/attachment/winning-team-celebrating-on-podium/" rel="attachment wp-att-1492"><img style="float: left;" title="Membangun Good Performance Management System" src="http://www.hidupberkah.com/wp-content/uploads/2012/04/performance_management1.jpg" alt="performance management1 Membangun Good Performance Management System" width="150" /></a>Sebuah perusahaan bisa mencapai puncak sukses jika didukung oleh internal tim yang solid. Sebab, suatu perusahaan ibaratnya merupakan team work yang besar. Bila team work tersebut sehat, maka kerja sama untuk meraih target yang telah ditetapkan bisa berjalan secara optimal. Sebaliknya bila team work belum kompak, walhasil target akan terasa berat untuk direalisasikan.</p>
<p><span id="more-1491"></span>Salah satunya kunci sukses sebuah perusahaan terletak pada kualitas performance management-nya. Sebab performance management pada hakikatnya merupakan suatu proses yang digunakan untuk melakukan identifikasi, mengukur, mengevaluasi, merancang perbaikan sekaligus memberikan penghargaan kepada karyawan yang memiliki performa terbaik.</p>
<p>Yang perlu Anda ketahui, performance management tidaklah sama dengan performance appraisal. Sebab performance appraisal hanyalah sebagai bagian dari performance management. Performance management juga bukanlah solusi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi di perusahaan.</p>
<p>Namun demikian, keberadaan performance management sangatlah penting karena ia merupakan step penting yang harus dilalui bila sebuah perusahaan ingin meraih kesuksesan.</p>
<p>Sebuah performance management akan memberikan kontribusi penting berikut ini:</p>
<p>(1) Membantu menetapkan tujuan dengan jelas serta menunjukkan proses yang tepat yang diperlukan saat melakukan identifikasi, development, pengukuran serta pembahasan tujuan.</p>
<p>(2) Mendorong terciptanya iklim kerja yang berkompetisi karena masing-masing karyawan dimotivasi untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.</p>
<p>(3) Memberikan kejelasan arah bagi visi dan misi yang hendak dicapai oleh sebuah perusahaan.</p>
<p>(4) Terciptanya pola hubungan yang harmonis di dalam internal perusahaan, baik antara karyawan dengan atasan.</p>
<p>(5) Memotivasi self development.</p>
<p>(6) Membantu perusahaan untuk mencapai kesuksesan.</p>
<p>Ada empat hal penting yang harus disiapkan untuk mengaplikasikan performance management. Antara lain sebagai berikut:</p>
<p>(1) Tahap perencanaan<br />
Pada tahap ini harus ditetapkan dengan jelas mengenai tujuan yang hendak dicapai oleh sebuah perusahaan, yakni mencakup target kualitas maupun kuantitas dari output yang dihasilkan. Tujuan yang ditetapkan harus memenuhi kaidah SMART, yakni Scientific, Measureable, Achiavable, Reliable, dan Time Bound. Penentuan tujuan harus mempertimbangkan seluruh aspek penting yang ada dalam perusahaan.</p>
<p>(2) Tahap pengelolaan kinerja</p>
<p>Tahap ini merupakan realisasi dari tahapan sebelumnya. Artinya, rencana kerja yang telah dibuat sebelumnya harus bisa terealisasi dan bisa mencapai target yang telah ditetapkan. Pada tahap ini manajer memiliki peran yang sangat strategis.</p>
<p>Antara lain mencakup: (a) Memberikan bantuan yang bersifat praktis sesuai dengan kebutuhan; (b) Menjamin bahwa karyawan benar-benar telah memahami terhadap tujuan dan target yang hendak dicapai; (c) Memberikan training atau pelatihan sesuai dengan kebutuhan karyawan; (d) Menyesuaikan prioritas dan target bila sewaktu-waktu terjadi perubahan.</p>
<p>(3) Tahap penilaian<br />
Tahapan ini diperlukan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja masing-masing karyawan untuk mengetahui apakah target telah tercapai ataukah belum</p>
<p>(4) Penghargaan<br />
Karyawan berhak mendapatkan reward and punishment berdasarkan kinerja yang telah dicapai.</p>
<div style='clear:both'></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hidupberkah.com/slide-news/membangun-good-performance-management-system/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How to Become a More Productive Person</title>
		<link>http://www.hidupberkah.com/slide-news/how-to-become-a-more-productive-person/</link>
		<comments>http://www.hidupberkah.com/slide-news/how-to-become-a-more-productive-person/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Apr 2012 10:17:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hafidz341</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Slide News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hidupberkah.com/?p=1485</guid>
		<description><![CDATA[Setiap hari, roda waktu terus bergerak selama 24 jam, tidak lebih tidak kurang. Bagi sebagian orang, waktu sepanjang itu acap dirasa tidak cukup. Itulah kenapa kerapkali kita melihat lampu-lampu di berbagai gedung perkantoran masih terus terang menyala meski jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. Kita juga sering merasa betapa waktu terasa begitu cepat berlalu. Time [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.hidupberkah.com/slide-news/how-to-become-a-more-productive-person/attachment/time/" rel="attachment wp-att-1486"><img style="float: left;" title="How to Become a More Productive Person" src="http://www.hidupberkah.com/wp-content/uploads/2012/04/time.jpg" alt="time How to Become a More Productive Person" width="150" /></a>Setiap hari, roda waktu terus bergerak selama 24 jam, tidak lebih tidak kurang. Bagi sebagian orang, waktu sepanjang itu acap dirasa tidak cukup. Itulah kenapa kerapkali kita melihat lampu-lampu di berbagai gedung perkantoran masih terus terang menyala meski jam sudah menunjukkan pukul 10 malam.</p>
<p><span id="more-1485"></span>Kita juga sering merasa betapa waktu terasa begitu cepat berlalu. Time flies. Rasanya baru kemarin kita merayakan tahun baru, lho kok sekarang tau-tau sudah bulan November. Sementara tugas di kantor masih saja terus menumpuk, dan rasanya tak kunjung usai.</p>
<p>Dalam konteks itulah barangkali tepat jika kita mencoba berbincang tentang ketrampilan time management. Tak pelak kecakapan kita dalam mengolah waktu bisa sangat menentukan apakah kita akan menjadi a productive person atau tidak. Sebab di zaman sekarang, waktu bukan lagi berarti uang (time is money, begitu dulu orang berucap). Sekarang, <strong>time is more valuable than money.</strong></p>
<p>Dalam perbincangan tentang time management, ada satu hal yang amat penting untuk diingat, yakni : tentang <em>how to prioritize our tasks productively</em>. Tak pelak penggunaan dan alokasi waktu menjadi lebih mudah dikelola kalau saja kita tahu tentang prioritas tugas kita dengan pas. Disini kita lalu dikenalkan dengan prinsip prioritas empat kuadran.</p>
<p>Kuadran prioritas yang pertama adalah : <em><strong>important and urgent.</strong></em> Inilah deretan tugas yang kita anggap memang PENTING dan sekaligus URGEN. Contohnya : proses penyusunan program kerja tahun 2011 beserta dengan budget-nya. Sekarang sudah bulan November, ini artinya tugas itu harus segera selesai (urgen). Dan kita sadar tugas perumusan program planning itu bersifat penting (important) lantaran akan menentukan apakah strategi serta target kinerja kita bisa tercapai atau tidak.</p>
<p>Kuadran prioritas yang kedua adalah : <strong><em>important but not urgent.</em></strong> Ada banyak tugas dan pekerjaan yang kita anggap penting bagi organisasi, namun tidak bersifat mendesak. Misalnya saja tugas tentang pemetaan kompetensi karyawan; atau tugas melakukan riset pengembangan produk baru; atau mungkin tugas dan proses pengembangan SDM secara berkelanjutan. Semua tugas ini amat penting; namun dapat dikerjakan secara bertahap – artinya tidak harus segera selesai di bulan ini, atau bahkan minggu ini (urgent).</p>
<p>Kuadran yang ketiga adalah ini : <strong><em>urgent but not important.</em></strong> Tugas-tugas yang sebenarnya tidak begitu penting, namun entah kenapa, selalu bersifat urgen. Contohnya banyak : misal tiba-tiba atasan kita minta arsip laporan lama SEKARANG juga. Atau besok lusa akan ada tamu penting; dan kita harus SEGERA menyusun presentasi penyambutan. Atau direksi mendadak mengundang rapat SORE ini karena suatu hal yang sebenarnya tidak banyak berkaitan dengan bidang kita.</p>
<p>Nah sialnya banyak dari kita yang tergelincir pada jebakan kuadran ketiga ini. Dalam keseharian kita di kantor ada begitu banyak “not important tasks” yang menginterupsi kita; lantaran semuanya dianggap urgen. Kita lalu terjebak dalam ketergesa-gesaan yang tak pernah usai; terkesan sangat sibuk; bahkan kalau perlu lembur (kan semuanya urgen); namun jangan-jangan semua pekerjaan itu tak banyak memberikan value bagi kemajuan organisasi kita.</p>
<p>Saya melihat banyak organisasi yang terjebak “sindrom urgensi” ini. Sibuk jungkir balik untuk mengerjakan sesuai yang mungkin tidak bersifat fundamental. Waktu kita akan menjadi jauh lebih produktif, kalau saja kita bisa memangkas “tugas-tugas tidak penting yang maunya dianggap urgen ini”.</p>
<p>Kuadran prioritas keempat adalah : <strong><em>not important and not urgent</em></strong>. Nah kalau yang ini contohnya lebih banyak. Misalkan saja : ditengah waktu kantor kita justru sibuk chatting via YM dan BBM; atau sibuk nge-tweet; atau sibuk memberi comment pada status teman kita di wall FB; atau sekedar ngobrol di koridor kantor sambil ngegosip. Semuanya asyik, namun semuanya tidak penting dan tidak urgen. Namun karena asyik, kita kadang keenakan melakukan semua sehingga diam-diam banyak waktu produktif kita yang terampas.</p>
<p>Dari paparan empat kuadran prioritas diatas; kita bisa belajar tentang satu hal penting. Renungkan dan pikirkan tugas-tugas apa yang bersifat fundamental dan memberikan value paling banyak bagi kesuksesan kita. Berfokus-lah pada tugas-tugas yang merupakan key factors dalam menentukan pencapaian sasaran kinerja kita; dan kemudian pangkas tugas-tugas yang bersifat sekunder.</p>
<p>Have a great week, my friends. <strong>Focus on your fundamental tasks. And be a more productive person !!</strong></p>
<p>sumber: http://strategimanajemen.net/2010/11/29/time-management-how-to-become-a-more-productive-person/</p>
<div style='clear:both'></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hidupberkah.com/slide-news/how-to-become-a-more-productive-person/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	<!-- google_ad_section_end --></channel>
</rss>

