UPDATE INFO:

Video Testimoni

News Flash

Testimoni Akhmad Adiasta

‎”Alhamdulillaah, setelah menemukan momen yang tepat, akhirnya saya dapat berbagi indahnya UTHB dan impian-impian saya bersama anggota keluarga, ayah, ibu dan adik2. Insya Allooh mulai pagi ini, kami sekeluarga telah melihat kehidupan dengan cara yang lebih positif dan berkomitmen melakukan hal-hal mulia. Thanks goes to Samsul Arifin dan kru Ummat Terbaik Hidup Berkah. Kami nantikan kehadirannya di Jawa Timur.” By: Akhmad Adiasta alumni UTHB #66 Semarang

Archive for the ‘Hidup Berkah’ Category

Memadukan Ilmu dan Amal

February 6th, 2012 by hafidz341

penuntut ilmu Memadukan Ilmu dan AmalIbnu Bathah  menuturkan sebuah riwayat dari Masruq, dari Abdullah yang berkata, “Sesungguhnya kalian berada pada suatu zaman yang di dalamnya beramal adalah lebih baik daripada berpendapat. Kelak akan datang suatu zaman yang di dalamnya berpendapat lebih baik daripada beramal.” (Ibn Baththah, Al-Ibanah al-Kubra, I/207).

Hari Esok

January 18th, 2012 by hafidz341

today makes tomorrow Hari EsokHari esok, dalam pandangan siapapun, adalah waktu yang amat dekat; amat pendek; amat cepat kedatangannya; tak lebih dari beberapa jam saja setelah hari ini. Bagi Anda yang hendak melakukan perjalanan jauh esok hari, jika hanya hari ini waktu yang tersedia untuk persiapan, belum tentu cukup seharian bagi Anda mempersiapkan bekal untuk perjalanan itu.

(more…)

Meraih Cinta Ilahi

December 14th, 2011 by hafidz341

taqarrub Meraih Cinta IlahiMuslim manapun tentu amat berharap dapat meraih cinta suci Allah Rabbul ‘Izzati. Masalahnya, tak setiap Muslim benar-benar mewujudkan harapannya itu dengan sungguh-sungguh meraih cinta-Nya yang sejati. Sering harapannya itu hanya terbersit di lubuk hati dan sekadar terucap di ujung lisan, tidak sampai termanifestasikan dalam perbuatan. Padahal meraih cinta-apalagi cinta suci Ilahi-tentu mengandung konsekuensi dan butuh pembuktian, bukan sekadar klaim dan angan-angan. Lalu apa konsekuensi dan pembuktiannya?

Bersikap Jujur, Menjauhi Dusta

November 22nd, 2011 by hafidz341

dusta Bersikap Jujur, Menjauhi DustaSeorang Muslim sejatinya bukanlah pembohong atau orang yang biasa melakukan kebohongan. Bahkan seharusnya ia tidak pernah berbohong; kecuali dalam hal yang dibenarkan oleh syariah, seperti pada saat berperang melawan musuh atau demi mendamaikan dua orang Muslim yang sedang berselisih. Sebaliknya, seorang Muslim wajib selalu berkata dan bersikap jujur/benar. Apalagi jika dia adalah seorang pemimpin umat, tokoh masyarakat, atau malah seorang pejabat atau penguasa.

(more…)

Memelihara Sikap Muraqabah

November 15th, 2011 by hafidz341

PengawasanAllah Memelihara Sikap MuraqabahAllah SWT berfirman (yang artinya): Dia selalu bersama kalian di mana pun kalian berada(QS al-Hadid: 4); Sesungguhnya tidak ada sesuatupun yang tersembunyi di mata Allah, baik yang ada di langit maupun yang ada di bumi (QS Ali Imran: 6); Allah mengetahui mata yang berkhianat [yang mencuri pandang terhadap apa saja yang diharamkan] dan apa saja yang tersembunyi di dalam dada (QS Ghafir: 19).

(more…)

Kunci-kunci Surga

November 11th, 2011 by hafidz341

kunci surga yang terbuang Kunci kunci SurgaSetiap Muslim, siapapun dia, tentu berharap masuk surga. Bahkan surga adalah puncak harapan setiap Muslim. Baik Muslim yang taat ataupun yang suka maksiat, yang adil ataupun yang fasik, yang lurus ataupun yang menyimpang, yang tunduk pada syariah ataupun yang menentang, yang pasrah kepada Allah SWT ataupun yang membantah, yang memperjuangkan syariah ataupun yang menghalangi tegaknya syariah; semuanya pasti ingin masuk surga; tak ada yang tidak menginginkan surga. Begitulah yang tampak di permukaan.

(more…)

Memelihara Amalan Sunnah

November 7th, 2011 by hafidz341

sunnah Memelihara Amalan SunnahAllah SWT berfirman (yang artinya): Sembahlah Allah hingga datang kepada kamu sesuatu yang meyakinkan (maut) (TQS al-Hijr: 99).

Terkait ayat di atas, Imam asy-Sya’rawi menyatakan, bahwa ibadah adalah ketaatan seorang hamba kepada Zat Yang disembah. Ibadah itu sendiri mencakup seluruh gerak hidup manusia. Asy-Sya’rawi juga menegaskan, bahwa sesuatu yang meyakinkan yang disepakati oleh setiap orang-yang tidak   ada pertentangan di dalamnya-adalah kematian. (Imam asy-Sya’rawi, Tafsir asy-Sya’rawi, I/4836).

(more…)

Indahnya Memuliakan Sesama Muslim

November 4th, 2011 by hafidz341

proud tobe muslim Indahnya Memuliakan Sesama MuslimAllah SWT sesungguhnya telah memuliakan manusia dalam kedudukan yang amat tinggi. Betapa tinggi kemuliaan manusia di mata Allah SWT hingga jika seorang manusia membunuh manusia lain tanpa alasan yang dibenarkan, maka di mata Allah SWT, sama saja ia dengan membunuh seluruh manusia. Allah SWT berfirman (yang artinya): Siapa saja yang membunuh suatu jiwa bukan karena orang itu membunuh atau membuat kerusakan di muka bumi, maka dia seperti membunuh seluruh manusia (TQS al-Maidah [5]: 32).

(more…)

Para Penghuni Surga

November 3rd, 2011 by hafidz341

menuju surga 1 Para Penghuni SurgaSurga, lambang kenikmatan dan anugerah dari sisi Allah SWT bagi orang-orang yang beriman. Ia adalah sebaik-baiknya tempat kembali. Surga merupakan tempat peristirahatan terindah yang akan didapatkan oleh mereka yang telah berhasil beribadah dengan penuh kesabaran di dunia. Mereka akan menempati surga dengan penuh kesenangan sebagai buah dari perjuangannya di dunia, balasan dari Allah SWT. Mengimani keberadaannya tentu merupakan sebuah kewajiban, karena ia adalah bagian dari keimanan kita kepada hari akhir.

(more…)

Meraih Keutamaan Tanpa Melupakan Kewajiban

November 1st, 2011 by hafidz341

shalat Meraih Keutamaan Tanpa Melupakan KewajibanAda beberapa perkara yang sisi lahiriahnya adalah keutamaan, sedangkan sisi ‘batiniah’-nya adalah kewajiban: (1) membaca Alquran adalah keutamaan, mengamalkan isinya adalah kewajiban; (2) bergaul dengan orang-orang shalih adalah keutamaan, sementara meneladani keshalihan mereka adalah kewajiban; (3) ziarah kubur adalah keutamaan, sementara mempersiapkan bekal (dengan memperbanyak amal-amal shalih) sebelum masuk ke alam kubur adalah kewajiban. Demikian menurut Sayidina Utsman bin Affan ra dalam suatu riwayat, sebagaimana dikutip Imam an-Nawawi dalam sebuah kitabnya.

(more…)